Andalan

Contoh Program Do While Bahasa C

Contoh Program Do While Bahasa C

#include<stdio.h>
int main()
{
 int a;
 char ulang;
 do
 {
  printf(“ANGKA : “);
  scanf(“%d”,&a);
  if(a%2==0)
  {
   printf(“PLEASE TRY AGAIN! [YES/NO] : “);
   scanf(“%s”,&ulang);
  }
  else
  {
   printf(“SILAHKAN ULANG! [YA/TIDAK] : “);
   scanf(“%s”,&ulang);
  }
 }
 while(ulang==’y’||ulang==’Y’);
 
 system(“pause”);
}

Diposkan oleh Dewi Cahaya

#include<iostream.h>

#include<conio.h>

void main ()

{

 float r,s,L1,K1,L2,K2;

 char pilih,A,B,menu;  //menu==>> merupakan perulangan untuk kembali ke tampilan awal

 do

 {

 clrscr();    //perintah untuk membersihkan layar

 cout<<“Pilihan Menghitung Luas Dan Keliling Bangun Ruang”<<endl<<endl;

 cout<<“A. Bangun Lingkaran”<<endl;

 cout<<“B. Bangun Segiempat”<<endl<<endl;

 cout<<“Masukkan Pilihan Bangun Yang Ingin Anda Hitung: “;

 cin>>pilih;

 cout<<endl;

 clrscr();

 if (pilih ==’A’|| pilih==’a’) //’==’ merupakan operator relasi(perbandingan)

        {

         cout<<“Menghitung Luas Dan Keliling Bangun Lingkaran”<<endl;

         cout<<“Masukkan jari-jari lingkaran = “;

         cin>>r;

         L1 = 3.14*r*r;

         K1 = 2*3.14*r;

         cout<<“Luas Bangun lingkaran = “<<L1<<endl;

         cout<<“Keliling lingkaran = “<<K1<<endl;

        }

if (pilih ==’B’ || pilih==’b’)

         {

         cout<<“Menghitung Luas Dan Keliling Bangun Segiempat”<<endl;

         cout<<“Masukkan panjang sisisegiempat = “;

         cin>>s;

         L2 = s*s;

         K2 = 2*s;

         cout<<“Luas Bangun Segiempat = “<<L2<<endl;

         cout<<“Keliling Segiempat = “<<K2;

         }

        cout<<endl;

        cout<<endl;

        cout<<“Apakah Anda Ingin Kembali ke Menu (Y/T)= “;

        cin>>menu;

}while(menu==’Y’ || menu==’y’); // ‘||’ merupakan operator logika OR

 getch ();

}

========================================================================

Hasil debug dari coding di atas:

1. Tampilan Awal/menu pilihan:

2. Tampilan dari pilihan menu menghitung luas dan keliling bangun A:

3. Tampilan dari pilihan menu menghitung luas dan keliling bangun B:

Dari hasil debug koding di atas, setelah kita melakukan pemilihan jenis bangun ruang yang akan kita hitung, maka kita bisa melihat kata “Apakah Anda ingin kembali ke Menu (Y/T)=”. Jika kita mengetikkan “Y” kemudian kita enter, maka kita akan dikembalikan ke tampilan awal/menu pilihan. Akan tetapi, jika kita mengetikkan “T” kemudian kita enter, maka kita akan keluar dari proses debug.

Demikianlah posting dari saya….semoga bermanfaat.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

persatuan diantara aneka

Karya Abigail


Dan hari mulai gelap
menempeleng usia di antara genap pada bilangan ganjil
adakah ruh pergerakan masa kembali bersuara? Entahlah
di pulau ini daratan tidak seimbang
masih mencari jejak pada salah satu wilayah.

Ini masih terlalu dini untuk berepisode pecah
ketika sebuah kalimat sederhana menguap di udara
singgah ke kotaku
lalu beramai-ramai menggiring alamat damai
dari berbagai perbedaan
kali ini lantangkan Bhinneka Tunggal Ika
sambil merapihkan lagi masa-masa sulit kemarin.

Harum bumi mengulang aroma kelahiran
dari abjad-abjad yang berterbangan
menarasikan segala doa-doa
pada benih-benih cinta persaudaraan
yang terlahir dari satu negara, Indonesia tercinta.

Pancasila sakti
tombak adanya kita dalam persatuan
maka jadikanlah jadi
dan hidup penuh cinta kasih
betapa indahnya negeri kata-kata
berselimut kedamaian.

Semoga tiada pernah akan runtuh oleh waktu dan banyaknya perbedaan pikir.

Jakarta, 17 February 2019.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

pembalap motor nasional terserempet ditikam

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, melihat para pengendara mobil atau motor yang saling adu mulut di tengah kemacetan jalan raya tentu sudah biasa. Meski demikian yang sampai adu jotos atau bahkan sampai membawa korban nyawa, relatif jarang terjadi.

Tapi kali ini bukan di kota besar, sebuah peristiwa tragis yang terjadi di Jalan Raya Desa Taal, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, hanya gara-gara serempetan sepeda motor, sampai menyebabkan salah seorang yang terlibat, menghembuskan nafas terakhirnya.

Korban tersebut justru seorang anak muda berusia 23 tahun yang masih punya harapan masa depan yang cemerlang karena saat ini berstatus sebagai pebalap nasional untuk nomor road race. Ia pernah berlomba di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250, dengan menggunakan motor balap merek Yamaha.

Nama sang korban adalah Muhammad Hasyim Zaki Adi, atau biasa disingkat M Zaki, yang memang berasal dari Bondowoso. Sedangkan peristiwa tragis itu terjadi Jumat (15/2/2019) lalu, seperti dilansir dari tribunnews.com, 17/2/2019.

Saat itu M Zaki tengah melakukan uji coba dan melakukan settingsepeda motor untuk keperluan balapan. Tiba-tiba korban menyerempet sepeda motor yang melaju dari arah utara atau dari kota Bondowoso, yang dikendarai Faesal Karim.

Meski terserempet, tapi Faesal tidak jatuh, sehingga ia sempat mengejar Zaki setelah terlebih dahulu cekcok adu mulut. Faesal awalnya kehilangan jejak, namun kemudian ia menemukan Zaki dan sepeda motornya  di sebuah garasi rumah di Kecamatan Tapen. Rumah tersebut rupanya tempat korban biasa ngumpul dengan teman-temannya dan berjarak sekitar 4 km dari lokasi serempetan.

Lalu terjadilah peristiwa naas itu, Faesal yang ternyata membawa pisau lipat dan berprofesi sebagai debt collector, menusuk korban di bagian dadanya. Beberapa orang yang menyaksikan berusaha melerai, namun penusukan sebanyak dua kali itu tak terhindarkan.

M Zaki terkulai bersimbah darah dan digotong teman-temannya ke Puskesmas Tapen, sayang nyawanya tidak tertolong. Sedangkan Faesal yang langsung kabur akhirnya pada malam hari di hari yang sama berhasil ditangkap pihak yang berwajib.  

Selamat Jalan M Zaki. Semoga mendapat tempat yang layak di sisi Yang Maha Kuasa.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

TNI berkompetensi

Menulis artikel ini semata karena ada topik pilihan yang ditawarkan Kompasiana berjudul:”Restrukturisasi TNI untuk menduduki berbagai jabatan di kementerian atau lembaga“. Saya sebagai kompasianer merasa tertantang untuk memberi tanggapan tentang Presiden Jokowi memastikan restrukturisasi TNI segera dilakukan. Presiden akan memberi kesempatan kepada perwira TNI untuk menduduki jabatan di kementerian/lembaga yang membutuhkan. Pro kontra ramai ketika rencana itu digulirkan, adalah hal yang wajar ketika ada sesuatu yang baru. Suara mendukung, sumbang, santai menghadapi perubahan adalah dinamika dari perubahan itu sendiri.

Disisi lain, reformasi birokrasi tidak dapat ditunda lagi, mengingat tantangan di depan mata untuk mewujudkan visi Indonesia 2045 sebagai negara maju dan revolusi industri 4.0. Menurut Menpan:”aparatur negara harus bersinergi, bersatu, melalui karakter yang holistik untuk kesejahteraan rakyat. Inti reformasi birokrasi nasonal mengubah “zona nyaman” menjadi birokrasi berbasis kinerja untuk mewujudkan pemerintahan yang dinamis dan berkelas dunia“. Oleh karenanya mulai ditata, resposisi dan restrukturisasi organisasi secara efisien dan efektif. Kemudian jabatan fungsional diperbanyak, dan mengurangi jabatan struktural yang saat ini paling rendah eselon IV. Dulu ada eselon V tetapi sudah dihapus, agar ada perampingan organisasi dan kesederhanaan birokrasi.

Tuntutan reformasi birokrasi membutuhkan aparatur negara yang mempunyai kecerdasan (intelektual, emosional, spiritual) dan karakter. Tanpa kombinasi kecerdasan dan karakter maka sulit mewujudkan integritas yang menjadi jaminan kelangsungan masa depan Indonesia. Reformasi birokrasi menuntut komitmen tinggi para aparatur negara untuk mewujudkan integritas (pribadi yang jujur dan karakter kuat) berstandar profesional. Artinya setiap pribadi aparatur negara (PNS dan pegawai dengan perjanjian kontrak) harus siap bertransformasi dan mengadopsi pada standar pelayanan yang berorientasi kebutuhan masyarakat, adaptif dengan kecanggihan teknologi, kinerja transparan dan akuntabel.

Reformasi birokrasi jelas membutuhkan personal-personal yang tegas, disiplin, berdedikasi, jujur, berpikir “out of the box“, agar dapat memberi pelayanan prima berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Kompetensi yang dimiliki setiap aparatur menjadi kata kunci untuk semua jenis pekerjaan. Hal inilah yang masih kurang dimiliki oleh sebagian besar aparatur negara di Indonesia. Oleh karenanya dilakukan upaya terobosan, percepatan dan lompatan agar dapat mewujudkan reformasi birokrasi di kementerian dan lembaga negara.

Selain itu upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, yang sudah menjadi “budaya”, menggurita, perlu aparatur yang bersih, berwibawa, tegas, disiplin, berpengalaman, memiliki strategi untuk memberantasnya. Sosok yang paling tepat adalah para anggota TNI yang memiliki kompetensi. Tidak ada salahnya menempatkan anggota TNI aktif untuk mendarmabaktikan tenaga, pikiran, waktunya di kementerian dan lembaga yang membutuhkan. Apalagi menurut Kapuspen TNI Mayor Jenderal Sisriasi di tubuh TNI kelebihan kolonel 500 orang, dan perwira tinggi 150 orang. Kelebihan perwira menengah dan tinggi ditubuh TNI justru semakin merugikan pemerintah bila putera-putera terbaik dan terpilih kurang diberdayakan. Hal ini mengingat untuk menuju jenjang kepangkatan itu melalui ujian berat dan persaingan ketat. semua itu tidak ada kaitannya dengan Dwi Fungsi ABRI.

Status jenderal aktif seperti Doni Monardo yang menduduki Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menggantikan Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei, pastinya sudah melalui kajian mendalam dan panjang. Walau diakui pelantikan Letnan Jenderal Doni Monardo oleh Presiden Jokowi mengalami penundaan saat undangan sudah beredar. Alasan yang disampaikan, Presiden mendadak melaksanakan kunjungan ke Lampung yang baru saja mengalami musibah bencana tsunami.

Terlepas dari alasan Presiden mendadak melakukan kunjungan, Letjen Dino Monardo sesaat setelah dilantik mempunyai tugas yang sangat berat untuk memulihkan daerah bencana di Palu, Donggala dan Sigi pasca bencana gemba, tsunami, dan likuifaksi. Sebagai prajurit TNI yang mempunyai pengalaman di berbagai medan dan kompetensi, bukan berarti menarik kembali TNI dari barak bertugas di kementerian dan lembaga negara. Kalau memang TNI mempunyai kompetensi kenapa mesti harus ditarik ke barak lagi ?. Semua orang pasti memahami hasil didikan di dunia militer memang berbeda dengan warga sipil (tanpa mengecilkan peran sipil). Memang TNI mempunyai ciri khas cerdas, cekatan, sigap, disiplin, tegas, berwibawa, mempunyai karakter, jujur, bersih (lahir batin), amanah. Lihatlah ketika berjalan di tempat umum sikap tegap, langkah kaki mantap, dengan seragam rapi , lengkap tanda kepangkatan dan sepatu mengkilap, ditambah topi, tongkat komando, semakin gagah dan berwibawa.   

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

debat capres 2019tahap ke dua

Debat pemilihan presiden 2019 tahap kedua bakal digelar akhir pekan ini di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/02/2019) dengan bertemakan energi dan pangan, Sumber Daya Alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur. Yang menarik, para peserta debat tidak akan menerima kisi-kisi pertanyaan seputar tema debat sebagaimana ditetapkan KPU.

Dengan tidak adanya kisi-kisi, pengamat politik Universtias Paramadina Hendri Satrio memperkirakan kedua capres akan tampil lebih otentik.

“Hal yang membedakan debat besok dengan sebelumnya adalah publik bisa melihat kedua calon presiden lebih otentik dengn gagasan-gagasan yang disampaikan karena tidak lagi mengandalkan kisi-kisi,” kata Hendri dalam diskusi bertema “Menuju Debat 2, Siapa Makin Kinclong” di kawasan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019) lalu, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Keotentikan ini, dikatakan Hendri akan membantu masyarakat dalam menilai calon presiden mana yang benar-benar memiliki gagasan orisinal.

“Kita berharap ada sesuatu yang baru yang beda dengan debat sebelumnya,” tegas Hendri.

Pertanyaannya, apakah debat capres kedua yang tanpa kisi-kisi ini akan membuat debat capres semakin menarik atau justru monoton?

Pro-Kontra: Debat Capres Tahap Dua Tanpa Kisi-kisi

#Prokon: Menurut Kompasianer, debat capres kedua tanpa kisi-kisi akan membuat debat semakin menarik atau malah jadi monoton?

Sampaikan opininya kamu di sini:https://t.co/gxcOuuo1YM pic.twitter.com/kvK1tPhrjJ— Kompasiana (@kompasiana) February 14, 2019

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

CERITA NYATA !,SOAL 2 PRAJURIT MARINIR INDONESIA PENJAGA SUAR AMBALAT.. GEGERKAN MALAYSIA.

CERITA NYATA !,SOAL 2 PRAJURIT MARINIR INDONESIA PENJAGA SUAR AMBALAT.. GEGERKAN MALAYSIA..
1 Vote

Malaysia Takkan Berani Berperang dengan Indonesia
Klaim Malaysia atas ambalat dan manuver kapal perang malaysia menerobos masuk wilayah Indonesia di perbatasan cukup membuat panas dingin yang mendengarnya. Kita semakin geram ketika mendengar respon pemerintah yang cukup lunak seakan-akan kita takut berperang dengan Malaysia. Namun sebenarnya kita tidak perlu takut bersikap keras dengan Malaysia. Mereka akan berpikir seribu kali untuk berperang dengan Indonesia paling tidak cerita ini bisa merepresentasikan opini ini:

  1. Beberapa waktu lalu saya pernah berwisata ke Serawak Malaysia tepatnya di Kota Kucing yang berbatasan langsung dengan provinsi Kalimantan Barat. Pada saat makan malam di tepi sungai saya mampir ke tenda yang berjualan nasi goreng. Tendanya tidak terlalu besar dan agak remang-remang. Penjualnya laki-laki sekitar berumur 40 tahun, dengan sigap menyajikan nasi goreng yang saya pesan. Berhubung agak sepi sambil makan kami mengobrol dengan penjual nasi goreng tersebut. Kalo siang istirahat ya pak? tanya saya. “Saya kerja kalo siang” jawabnya. kerja apa pak? tanya saya lagi penasaran. “askar” jawabnya lagi. Terkejut saya keheranan. Nampaknya penjual nasi goreng memahami keheranan saya. “heran ya kalo saya ini tentara, tentara disini lain nggak kaya tentara Indonesia garang-garang”. tersenyum saya mendengar penjelasannya, tapi memang ada benar juga. Tentara malaysia rambutya tidak secepak tentara Indonesia, Badannya juga kurang tegap seperti tentara Indonesia, cara bicaranya juga terlalu lembut untuk ukuran tentara Indonesia, kulitnya juga terlalu halus tidak sekeras tentara Indonesia dan sorotan matanya juga tidak setajam tentara Indonesia.
    Maklum tentara kita terbentuk dari hasil perjuangan dan metode pendidikannya merupakan warisan PETA yang notabene bentukan tentara jepang era perang dunia ke II.
  2. Ini cerita yang kedua. Pada waktu konflik ambalat pertama kali tahun lalu ada cerita yang cukup menarik mengenai aksi tentara kita terhadap kapal patroli malaysia. Pada saat itu di perairan karang unarang ambalat, kita sedang membangun mercu suar sebagai bukti kedaulatan kita disana. Pembangunan mercu suar tersebut tidaklah mudah mengingat kapal malaysia sering mengganggu dengan sering mendekati mercu suar lalu mengerem mendadak sehingga ombak cukup besar menghantam mercu suar. Hal ini sangat menyulitkan para pekerja dalam menyelesaikan pembangunan. Sebenarnya di mercu suar tersebut ada dua tentara marinir yang berjaga dengan senjata lengkap dengan posisi senjata diarahkan pada Kapal Patroli Malaysia tersebut. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak mengingat tidak ada perintah menembak kecuali ditembak terlebih dahulu.

Tentunya bisa dibayangkan betapa jengkelnya tentara kita melihat gangguan tersebut tanpa bisa berbuat apa-apa melihat para pekerja berbasah-basah dan nyaris jatuh ke laut terkena terjangan ombak kapal. Mereka berpikir kalau begini terus caranya kapan bisa selesai pembangunan mercu suar tersebut sementara mereka harus berjaga kepanasan, kehujanan dengan pemandangan laut sejauh mata memandang.
Setelah kelelahan menganggu dengan ombak buatannya, Kapal Perang malaysia beristirahat di tengah laut dekat mercusuar. Sementara itu awak kapalnya tidur-tiduran dan duduk2 sambil baca koran di atas dek kapal. Terkejutnya mereka tiba-tiba di atas kapal sudah berdiri seorang tentara Indonesia dengan senjata mengarah pada mereka sambil membentak “siapa pemimpin disini”. Seseorang perwira kapal malaysia keluar dari kapal sambil mengangkat tangan “saya” jawabnya dengan sedikit gugup. “Pergi dari sini jauh jauh atau saya tembak” perintah Tentara Indonesia. Tanpa berpikir panjang Kapal Malaysia segera menarik sauh, menghidupkan Kapal dan menjauh dari Mercu suar. Sementara itu tentara kita langsung meloncat ke laut untuk kembali ke mercu suar. Sejak insiden tersebut tidak ada lagi kapal malaysia berani mendekat Mercu suar, sehingga pembangunan bisa lebih cepat.
Kejadian ini sempat jadi pembicaraan hangat di Kota Tarakan dan sempat diberitakan pada koran lokal. Walaupun insiden ini cukup beresiko tapi masyarakat di perbatasan cukup mengapresiasi keberanian tentara tersebut.

Berdasarkan cerita tersebut, menurut pemikiran saya Malaysia sebenarnya mengajak adu nyali tapi tidak ada niat untuk berperang. Saya merasa khawatir adu nyali ini diarahkan untuk tawaran perundingan yang akhirnya berujung kembali di Mahkamah Internasional seperti sipadan ligitan. Mengingat lobi-lobi Malaysia bisa dimainkan disana dan peluang mendapatkan ambalat bisa 50%:50%. Seharusnya Pemerintah jangan terpancing untuk berunding apalagi maju ke Mahkamah Internasional. Selesaikan saja secara fisik di perbatasan tersebut. Saya yakin tidak akan ada perang di ambalat kecuali hanya adu syaraf dan nyali. So… peluang Malaysia 0%.
Kutip:Tambahan dri Temen ane
cerita no 2 bener bgt om… itu tugas rahasia pasukan elite TNI aL (dr Taifib). pd saat itu pasukan Malaysia dikejutkan dengan kehadiran pasukan Taifib di kpl mrk tnpa terdeteksi.
FYI:
Kebanyakan yg org tau itu cuma kopassus yg terbaik, pasukan terbaik ke 3 didunia (krn arogansi aD yg lebih menonjol di bnding aU & aL dr dulu)
special force dr kesatuan aL (marinir) lebih tinggi dr tingkat kemampuan dibnding aD. Yontaifib (Pengintaian & amfibi) setara dg kopassus (aD), tp dr kemampuan nya, konon ktnya 1 personel taifib = 3 org kopassus. 1 org kopassus = 8 tentara biasa.
diatas Taifib ada Denjaka (Datasemen Jala Mengkara). Denjaka adalah satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI-AL. konon ktnya 1 org denjaka = 5 org taifib.
Jadi klo kopassus aja bisa jd pasukan terbaik no 3 di dunia, gmn dg special force Taifib, Kopaska (Pasukan katak), & Denjaka??? belum lg dibahas dengan pasukan elite dr aU yg juga ga pernah ter expose???
jumlah pasukan elite tersebut memang tdk pernh di expose krn pasukan ini memiliki tingkat kerahasiaan yg sangat tinggi.
penggunaan special force tersebut digunakan utk tugas” rahasia pemerintah.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

pantai istambul gelagah wangi tambak bulusan karangtengah demak 59561

Pantai Gelagah Wangi Istambul Istana Tambak Bulusan Demak 

      1 Vote

sekilas wisata saat ini yang menjadi tranding topik di demak mulai 2017san adalah di tambak bulusan, karena daerah ini serasa unik disaat kota demak lagi gencar-gencarnya memerangi abrasi, di desa tersebut malah menjadi primadona karena luasnya hamparan pasir yang luas nan hitam dan di kelilingi hutan api-api dan magrove, saat ini pantai tersebut masih di kelola lewat swadaya dari lkmd dan karangtaruna disamping itu perawatan dan keamanan masih melibatkan masyarakat, limnas, karangtaruna, darwis dan kelompok pemuda setempat.

untuk menjadi sebuah BUMDes masih tahap penyusunan, karena tidak hanya pantai saja yang menjadi daya tarik kedepan, tetapi nanti lewat pengawasan dari pemerintah pemkot demak langsung, seperti penambahan sarana dan prasarana seperti jalan, jembatan, pemancingan, restoran atau pusat kuliner dan oleh-oleh khas desa tambakbulusan natinya kedepan tekat pemerintah desa tambakbulusan akan menjadikan pantai gelagah wangi wisata laut sekala nasional, sehingga akan meningkatkan taraf hidup di desa tersebut.

untuk mencapai desa tambak bulusan/ pantai gelagah wangi ” dari arah kudus ke arah semarang sampai jembatan pos wonokerto belok kanan terus lurus kurang lebih 7km sampai di desa tambak bulusan sebaliknya, dari semarang kearah demak sampai jembatan pos wonokerto belok kanan terus lurus kurang lebih 7km sampai di desa tambak bulusan, lalu ikuti rambu2 petunjuk desa, (saat ini hanya sepeda motor yg bisa sampai ke parikiran akan tetapi bagi penguna sepeda motor yg ingin naik perahu tidak repot berjalan kaki bisa menyewa/ naik perahu yg sudah disediakan) bagi wisatawan yg naik perahu hanya di kenakan biyaya antara Rp.10000/orang (pulang pergi/antar jemput) dan jika di parkiran saat ini masih di tarik antara (Rp.2000) sebelum di kelola bumdes memang masih bebas tiket masuk,

disana pengunjung akan di lihatkan pesona khas desa tersebut, seperti lebatnya hutan mangrove, sungai muara yg masih alami seperti di amazon, jembatan dari kayu menuju laut menembus seperti terowongan menuju hutan api, di perjalanan di dalam hutan akan merasa sejuk dan rimbun dengan kicauan burung-burung liar yg dengan senaja dilindungi pihak desa, keluar terowongan hutan pengunjung seakan akan melihat kilaunya mutiara terpendam, hamparan laut yang biru nan luas, dengan arus laut dan gelombang yg tidak begitu kuat, berlaut dangkal tidak ada palung lautnya (akan tetapi untuk pengunjung yg tidak bisa berenang jangan mandi terlalu menengah ke tengah laut meski terasa dangkal tetapi demi keamanan untuk keselamatan pengunjung sangatberbahaya) bagiyang takut air laut bisa istirahat di bibir pantai menikmati jajanan dari warga setempat (harga tergolong masih sangat murah di bandingkan di wisata lain) dan melihat pelabuhan tanjung emas semarang dan lalulalang lalulintas kapal laut melewati pantai gelagah wangi tambak bulusan.

untuk keamanan tergolong sangat di perhatikan, karena di titik penting sudah di tempatkan linmas dan di hari sabtu minggu/hari besar di libatkan personil kepolisian dan instansi terkat, sehingga apa bila penggunjung mengalami tindakan kurang menyenangkan dari pengunjung lain atau sebagaimana darurat tidak usah sungkan-sungkan untuk melapor..

penulis : http://www.sochehsatriabangsa.com

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Tari Nelayan di Desa Tambak Bulusan Demak

Tari Nelayan di Desa Tambak Bulusan Demak

TARI NELAYAN DI DESA TAMBAK BULUSAN DEMAK

Setelah carut marut dan runtuhnya kerajaan di demak pada tahun 1571 M, ditambah kedatangan para penjajah portugis di tanah jawa pada tahun 1598 M, banyak para prajurit dan para pendekar kerajaan demak yang kabur dan lari pergi mencari kehidupan baru, banyak dari mereka pergi di daerah pesisir. Apa lagi krisis yang di alami kota demak setelah para tokoh perwira penting demak gugur setelah menyerang blambangan dan para bangsawan/ pelaku ekonom demak saat itu pergi ke jepara dan kudus, Tambak bulusan, morodemak, bonang, wedung, bungo adalah tempat paling banyak ditempati mantan prajurit santri demak yang menjadi nelayan dan menjadi rakyat biasa. SEJARAH TAMBAK BULUSAN (GELAGAH WANGI) Konon sunan kalijogo demak pernah akan membuat masjid agung demak di desa tersebut, tapi setelah berunding dengan para wali masjid agung demak terlalu berdekatan dengan pantai, sehingga dengan banyak alasan rencana itu urung dilaksanakan apalagi akses kedesa tersebut saat itu masih banyak rawa dan tambak yang di penuhi dengan bulus atau kedot-tan sehingga para wali sering menyebut desa tersebut dengan nama bulus-an, sedangkan gelagah wangi di laut muara sungai kontrak/tuntang pada saat itu sering berbau wewangian, tapi uniknya hanya orang selain desa tersebut yang mencium aroma wangi tersebut.

CERITA RAKYAT

Konon pada tahun 1602 M, banyak para prajurit demak yang tinggal di desa tambak bulusan tdk banyak yang berinisiatif menjadi perompak/ bajak laut yang paling ditakuti, banyak dari mereka kebal bedil karena dahulu di desa itu ada warukebo dengan membawa daun pohon waru dapat kebal bedil/peluru, mereka menggasak harta benda hasilpungutan pajakpribumi di kapal-kapal penjajah portugis yang sedang melakukan pelayaran dari semarang ke jepara, dan membagi-bagikan kepada masyarakat desa tersebut, sehingga pada saat itu juga ekonomi di desa itu berkembang pesat, alasan selain faktor ekonomi yaitu faktor jihat melawan penjajah, karena sedikit banyak sebelum runtuhnya kerajaan demak karena adu domba portigis kepada kerajaan-kerajaan kecil sebelum datang dan menjajah pulau jawa, ahirnya penjajah portugis sering menyewa jawara-jawara pribumi dari daerah jawa barat untuk menghadapi para perompak dari desa tersebut dan mengawal kapal-kapal portugis yang melintas di tanjung pantai tambak bulusan,

TARI LAYAR NELAYAN ADALAH SIMBOL SEMANGAT PARA NELAYAN DALAM MENCARI PERUNTUNGAN DI LAUT

tari layar nelayan tambak bulusan adalah simbol semangat para nelayan mencari peruntugan dilaut: Mendayung : semangat pantang menyerah mereka mengarumi lautan lepas dan bertaruh nyawa menantang badai dilaut untuk mencari ikan demi anak dan keluarga. Berjambang, garang, berbadan kekar, dan keras : Keras, garang dan berbadan kekar adalah asli sifat prajurit/ mantan prajurit demak pada saat itu, (di laut berarti berperang, berperang melawan peruntungan) Berkelompok dan bersemangat : Karena Bersama-sama 1 kali dayung dengan penuh semangat 3 pulau terlewati, para wanita yang berjalan sambil memasukan ikan : ibarat menjual banyaknya hasil tangkapan ikan para suami merka di laut 10x memasukan ikan 1x ketukan lagu, sosok badut wanita/laki-laki : adalah simbol anak anak mereka yang selalu riang dan bangga karena semangat dan ketangguhan orang tua mereka, Mayoret : Bakul/ penggepul ikan,

tidak heran entah karena kebeulan atau faktor gen banyak dari tempat-tempat /desa yang di jadikan tempat pelarian oleh exs. Prajurit demak seperti dimorodemak, tambak bulusan, wedung, bonang, bungo dan wilayah pelosok pantai lainya di demak, banyak yang menjadi abdi negara, ulama besar, dan pembesar-pembesar lain di kota ini, tapi jangan GR dulu bos, itu rahasia #dapor_mu sekilas sejarah singkat tentang tari layar nelayan di desa tambak bulusan, kecamatan karangtengah, kabupaten demak, jawatengah keterangan ini di himpun dari banyak versi dan sumber, bukti lain melihat banyaknya batu nissan kuno yang sudah berbaur.

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Sorga bukan cerita

*SORGA BUKAN CERITA*

Musim dingin, ketika salju turun, di Eropa atau Amerika Utara, suhu bisa mencapai *-minus 40 derajat celsius-*..
Artinya, kulkasmu masih lebih hangat..!!

Itulah saat semua tetumbuhan ” mati “, kecuali pohon cemara..
Itulah saatnya darahmu bisa berhenti menjadi es ketika kamu keluar rumah tanpa pakaian khusus..

Musim salju adalah ketika manusia bertahan hidup dan beraktivitas yang mungkin, tanpa bisa berjalan jika tak ada bantuan peralatan dan teknologi..

Tanpa itu, mati kedinginan..
Dan ada satu periode dimana salju berbentuk badai. Badai salju..
Terbayang apa yg bisa dilakukan selain bertahan hidup diruangan berpemanas..

Padang pasir. Begitu keringnya sampai sampai manusia yang berdiam disana membayangkan sungai sungai yang mengalir sebagai surga.

Hanya ada beberapa jenis pohon yang bisa hidup dalam suhu bisa diatas 40 derajat celcius..
Keringatmu bisa langsung menguap bersama cairan tubuhmu..
Dan keberadaan air adalah persolan hidup mati..
Sungguh bukan minyak..

Saya sungguh tidak mengerti ketika ada orang yg masih blm percaya bahwa Indonesia itu serpihan sorga.

Cobalah kamu bercelana pendek, pakai kaos dan sandal jepit jalan jalan di Kanada ketika musim dingin..
Atau jalan jalan dipadang pasir. Dijamin mati..!!

Disini, dinegaramu, kapan saja, mau siang mau malam kamu bisa jalan jalan kaosan tanpa alas kaki. Mau hujan mau panas, selamat..

Di Eropa Amerika paling banter kamu akan ketemu buah2an yg sering kamu pamer2in. Apel, anggur, sunkist, pier, dan semacamnya.
Di Timur tengah paling kamu ketemu kurma, kismis, kacang arab, buah zaitun, buah tin.

Di Indonesia, kamu tak akan sanggup menyebut semua jenis buah dan sayuran, umbi2an, kacang2an, bunga2, rempah2, saking banyaknya.

Di Amerika Eropa, kamu akan ketemu makanan lagi lagi sandwich, hot dog, hamburger. Itu itu saja yang divariasi. Paling banter steak, es krim, keju.

Di Timur tengah ?. Roti. Daging dan daging dan daging lagi.

Di Indonesia ?. Dari Sabang sampai Merauke, mungkin ada ratusan ribu varian makanan. Ada puluhan jenis soto, varian sambal, olahan daging, ikan dan ayam tak terhitung macamnya.

Setiap wilayah ada jenisnya. Kue basah kue kering ada ribuan jenis. Varian bakso saja sudah sedemikian banyak. Belum lagi singkong, ketan, gula, kelapa bisa menjadi puluhan jenis nama makanan.

Dan tepian jalan dari Sabang sampai Merauke adalah garis penjual makanan terpanjang didunia. Saya tidakberhasil menghitung penjual makanan bahkan untuk dari Kemayoran ke Cempaka Putih saja .

Di Indonesia, kamu bebas mendengar pengajian, sholawatan, Lonceng Gereja, dang dut koplo, konser rock, jazz, gamelan dan ecrek2 orang ngamen. Di Eropa, Amerika, Timur tengah, belum tentu kamu bisa menikmati kecuali pakai head set.

Saya ingin menulis betapa surganya Indonesia dari segala sisi. Hasil buminya, cuacanya, orang2nya yang cerdas2 kreatif dan bersahabat, budayanya, toleransinya, guyonannya.

Keindahan tempat2 wisatanya dan seterusnya. Saya tidak mungkin mampu menulis itu semua meskipun jika air laut menjadi tintanya.

Saking tak terhingganya kenikmatan anugerah Allah SWT pada bangsa

Kamu tidak bisa mensyukuri itu semua ?. Jiwamu sudah mati.

*-Pesan-*
Janganlah sorga kita ini kita hancurkan hanya karena syahwat berkuasa dan keserakahan ketamakan tiada batas.

Janganlah kehangatan persaudaraan yang dicontohkan oleh mbah2 kita …
kakek nenek kita dan para leluhur kita …
tidak dihancurkan hanya karena kita merasa paling benar dan paling pintar.

Allah hanya mensyaratkan kamu semua bersyukur agar sorga ini tidak jadi neraka. Bahkan andai kamu sering bersyukur maka nikmat2 itu akan ditambah.

Bersyukur itu diantaranya …
tidak merusak . Menjaga alam lingkungan, sistem nilai, budaya asli, kebersihan dan semacamnya.

*_Jika kita merusak alam,_*
*_Alam akan berproses membuat keseimbangan/keadilan_*

Politik, berjangka pendek jangan sampai merubah sorga ini jadi neraka. *-Jangan berkelahi-*

Pandai2lah menahan diri seperti orang berpuasa. Jangan jadi pengikut orang2 yang haus kekuasaan dan ketamakan luar biasa.

*Maka kenikmatan apa lagi yang hendak kita dustakan ?*

*MARI JAGA NKRI DEMI ANAK DAN CUCU …*

Maka pilihlah dengan mata hati …
Negri ini diwariskan pada anak cucu kita …
Istiqoroh dan berdoalah … agar pilihan ini menuntun negri tercinta menjadi …
BALDATUN THOYIBATUN WAROBBUN GHOFUR … AAMIIN .

🙏 🇲🇨🇲🇨🇲🇨

syits Al-AmpenaniFacebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube